(Fun) Bagaimana Jika Digital Advertising Menargetkan Satu Orang Saja?

reklame-bkkbn

Ada sebuah reklame besar terpasang di pinggir jalan ramai di Jakarta. Reklame tersebut bertuliskan “2 Anak Lebih Baik”, sebuah kampanye sosial dari BkkbN. Semua orang yang lewat melihat reklame itu, dari anak kecil, kakek-nenek yang sudah punya cucu, pasangan suami istri betulan, jomblo ngenes, sampe cabe-cabean.

Jika sebuah perusahaan memasang iklan di reklame jalan raya, dia beriklan ke semua orang. Padahal pesan iklan tersebut sebenarnya ditargetkan ke segmen tertentu dari masyarakat, yang biasa kita sebut target pasar. Apa yang terjadi jika kita beriklan ke semua orang? Budget menjadi tidak efisien, karena tidak semua orang menjadi target pasar kita. Memasang reklame seperti itu harganya puluhan juta loh.

Nah, di sinilah keunggulan pemasaran digital alias digital advertising dibanding periklanan konvensional: kemampuannya untuk menargetkan target pasar sesuai dengan kriteria yang kita tentukan. Kita bisa menargetkan iklan kita hanya tampil bagi orang-orang yang berusia sekian hingga sekian saja, hanya bagi orang yang sudah pernah mengunjungi website kita saja (halo remarketing!), hanya bagi orang-orang yang suka bola saja, hanya tampil saat orang mencari tentang hal tertentu saja, bisa tampil di jam-jam tertentu saja, dan masih banyak lagi kombinasinya. Efeknya, budget akan lebih terjangkau!

Dari dulu saya hanya tahu bahwa digital advertising itu digunakan untuk menargetkan sebanyak-banyaknya orang yang sesuai dengan kriteria target pasar kita. Pasang iklan Facebook, supaya banyak orang yang likes. Pasang iklan di Google, supaya banyak orang membeli.

Tapi saya tidak pernah menyangka, digital advertising ternyata bisa digunakan untuk menargetkan satu orang. Yang dibutuhkan cuma kreativitas dan imajinasi tingkat dewa! Apa yang baru saja saya baca dan akan saya share di bawah, benar-benar mindblown.

Ternyata digital advertising bisa ditargetkan untuk satu orang saja!

Sebuah Startup Mendapatkan Investor yang Dikejarnya Melalui Iklan Google

Vungle, sebuah startup yang membuat platform short video ads, sangat ingin mendapatkan mentorship dari AnglePad, sebuah inkubator startup besar di Amerika sana. Tinggal satu spot tersisa untuk angkatan Fall tahun 2011, diperebutkan oleh ratusan startup lainnya.

Kedua founder Vungle sangat ingin bertemu dengan Thomas Korte, founder AngelPad, untuk meyakinkannya agar memasukkan Vungle di AnglePad. Waktu untuk seleksi & pendaftaran tinggal sedikit, dan mereka berada di belahan bumi yang amat sangat berbeda. Thomas sedang liburan.

Mereka bisa saja mengemail pitch mereka untuk meyakinkan Thomas, tapi ratusan startup lain pasti melakukan hal yang sama. Pun, saat liburan, Thomas jauh dari email.

Nah, alih-alih mencari Thomas, mereka memutuskan untuk membuat Thomas yang mencari mereka. Yang mereka lakukan adalah memasang iklan di Google yang menargetkan ke teman-teman Thomas, dengan copy ads: “Do you know Thomas Korte?”

Saat iklan diklik, masuk ke landing page yang berisi video presentasi tentang apa itu Vungle. Di samping video, ada tombol merah besar yang bertuliskan “Email Thomas”. Pulang dari liburan dan diserbu oleh email dari orang-orang yang dia kenal yang memberitahu bahwa Vungle mencari mereka, Thomas pun menghubungi orang-orang gila itu. Dan ya, Vungle mendapatkan satu tempat terakhir. Kini Vungle terus berkembang, dengan dukungan berbagai investor besar berikutnya di belakangnya.

Wow!

Baca cerita selengkapnya: Vungle’s Co-Founders Hustle Their Way To A $2 Million Seed Round For In-App Video Ads

Membuat Teman Sekamar Paranoid lewat Prank dengan Iklan Facebook

Cerita yang ini lebih santai. Jadi ada dua orang sahabat yang menjadi teman sekamar. Satu bernama Brian (tokoh utamanya).

Suatu waktu, teman sekamar Brian mengerjai (prank) Brian, membuat Brian percaya sesuatu yang sebenarnya tidak benar, selama dua minggu. Saat menyadari dia dikerjai, Brian tertawa ngakak dan salut sama teman sekamarnya ini. Tapi dia berjanji akan membalas prank-nya suatu saat nanti dengan sungguh-sungguh.

Nah, Brian membuat prank yang amat brilian dengan mengerjai teman sekamarnya menggunakan Facebook. Brian membuat teman sekamarnya sangat paranoid selama beberapa minggu, karena dihantui oleh iklan Facebook yang amat sangat “dia banget”. Teman sekamar Brian menjadi sangat paranoid mengira Facebook atau perusahaan di Internet melakukan spying atasnya (ingat kasus Edward Snowden?).

Yang Brian lakukan sebenarnya adalah membuat iklan Facebook yang ditargetkan hanya ke teman sekamarnya itu (ternyata bisa loh iklan Facebook ditargetkan ke satu orang saja). Biaya untuk beriklan di Facebook hanya US$ 1.70, dengan hasil yang membuat mereka berdua tertawa ngakak.

Baca cerita selengkapnya: The Ultimate Retaliation: Pranking My Roommate with Targeted Facebook Ads

Seorang Suami Mengiklankan Foto Anaknya untuk Istrinya

Cerita terakhir tidak se-waw dua yang pertama sih memang, tapi ide ini tetap sangat menarik dan kreatif. Baca cerita selengkapnya: A FB ad targeted at one person (my wife)

Apa yang Akan Teman-teman Lakukan dengan Targeting Ke Satu Orang Saja?

Mengetahui bahwa kita bisa menargetkan ke sedikit orang (dengan conversion rate dan CTR yang kemungkinan lebih tinggi) ide apa yang kepikiran? Ini beberapa ide yang kepikiran, juga setelah melihat kolom komentar di tulisan-tulisan di atas:

Untuk orang tersayang (pasangan/orang tua)

  1. Mengucapkan selamat ulang tahun. Simpel, tinggal tampilkan iklan itu di hari dia ulang tahun
  2. Untuk nembak. Luluhkan hati gebetanmu melalui orang-orang di sekitarnya. Tampilkan iklan yang membuat orang-orang di sekitar si dia meyakinkannya bahwa kamulah orang yang tepat
  3. Untuk minta maaf. Kalau melakukan ini, selain dimaafkan, bisa jadi kita makin disayang!

Untuk bisnis/profesional

  1. Berkenalan dengan satu orang penting. Bisa calon klien, bisa calon investor, bisa calon mentor. Bisa gunakan cara di atas.
  2. Mencari co-founder. Ingin menemukan orang yang tepat untuk sama-sama membangun bisnis? Buat saja iklan untuk mencari rekomendasi.
  3. Merekrut orang untuk bekerja di perusahaan kita (membajak talent dari perusahaan lain).
  4. Mencari pekerjaan. Targetkan ke orang-orang di posisi kunci dari perusahaan yang kita incar. Buat diri kita tampil berbeda dari kebanyakan pencari kerja

Apa yang teman-teman pikirkan? Share di komentar yaa!

Call to Action

Iklan

3 thoughts on “(Fun) Bagaimana Jika Digital Advertising Menargetkan Satu Orang Saja?

Bagaimana Menurutmu? Komentar Ya! :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s